Categories
Pendidikan

Strategi Produk Berdasarkan Kepuasan Pelanggan

Strategi Produk Berdasarkan Kepuasan Pelanggan

Strategi Produk Berdasarkan Kepuasan Pelanggan
Apa pun kesimpulannya, konsumen puas atau tidak, perusahaan tetap harus membuat skala prioritas terhadap atribut dalam membenahi produk. Terdapat 4 perlakuan berdasarkan skala prioritas dengan 4 rekomendasi terhadap manajemen atribut produk sbb :

a. Prioritas Utama.

Yg termasuk dalam kategori ini adalah atribut yg tingkat kepentingannya di atas rata-rata (relatif penting), akan tetapi performanya masih di bawah rata-rata. Idealnya, kalau tingkat kepentingan di atas rata-rata, performa juga di atas rata-rata. Oleh karena itu, perusahaan harus memberikan perhatian utama pada atribut-atribut yg termasuk pada kategori ini.

b. Pertahankan.

Yg termasuk dalam kategori ini adalah atribut-atribut yg tingkat kepentingannya di atas rata-rata & performanya juga di atas rata-rata. Ini adalah kondisi ideal, oleh karena itu harus dipertahankan.

c. Berlebihan.

Ini adalah kategori bagi atribut yg tingkat kepentingannya di bawah rata-rata (relatif kurang penting), akan tetapi performanya berada di atas rata-rata (relatif baik). Berlebihannya adalah secara relatif. Dengan kata lain, dibanding atribut lain yg lebih penting, seharusnya performa atribut tersebut lebih rendah sesuai dengan tingkat kepentingannya yg relatif rendah juga. Apakah kualitasnya diturunkan? Ya. Tetapi, patokannya adalah tingkat kepentingannya. Kalau mau diturunkan, penurunannya berbicara kualitas relatif. Artinya, performanya maksimal sampai performa rata-rata saja. Memang perhatian utk atribut ini perlu diturunkan. Soalnya, suatu atribut yg berlebihan, malah dapat menurunkan kepuasan konsumen.

d. Prioritas rendah.

Ini juga termasuk kondisi masuk akal, dimana atribut yg tingkat kepentingannya di bawah rata-rata (relatif kurang penting), performanya juga di bawah rata-rata. Dengan kata ‘prioritas rendah’, apakah atribut yg termasuk dalam kategori ini (ketepatan waktu mengajar para instruktur, mutu instruktur & kebersihan) diabaikan saja? Sama sekali tidak. Dikatakan prioritas rendah juga berbanding secara relatif dengan atribut lain yg lebih penting. Dengan kata lain, atribut lain yg lebih pentinglah yg didahulukan. Didahulukan dalam hal apa? Dalam hal alokasi sumberdaya, pelatihan & pengembangan serta promosi. Dalam promosi misalnya, jangan promosikan atribut yg tingkat kepentingannya di bawah rata-rata (relatif kurang penting).

Bagaimana kalau keempat rekomendasi ini dilakukan dengan baik? Pada akhirnya, semua atribut akan mengumpul pada 2 kuadran, yaitu kuadran “pertahankan” & kuadran “prioritas rendah”. Ini adalah konsisi yg baik. Kondisi yg tidak baik adalah kalau kebanyakan atau malah semua atribut terdistribusi ke dalam kuadran “prioritas utama” & “berlebihan”. Kalau ini terjadi berarti perusahaan belum melakukan manajemen atribut produk berdasarkan tingkat kepentingannya. Terakhir, dengan skala relatif seperti di atas, tidak mungkin atribut mengumpul hanya pada satu kuadran.

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *